Jumat, 06 Februari 2015

Surat misterius

Hadiah apa, ya?
Aku memandang kalender. 12 oktober. Ulang tahunku. Seluruh keluargaku, mama, papa, adikku sari dan aziz, bibi, paman, kakek dan nenek semuanya pergi.
Mungkin, mereka membeli hadiah. Hadiah apa, ya? Pikirku.
Aku menelepon papa.
aku: Pa, papa mau beli hadiah buatku, ya?
Papa: Mmmm… ada deh!
Aku: Ihh… papa! Hadiah apa?
Papa: Gak tahu.
Aku: Missy mau lihat hadiahnya…
Papa: Kapan-kapan aja, deh, lihatnya.
Aku: Ahh.. Papa!
Papa: Hahaha!
Aku menutup telepon. Aku pun memutuskan untuk ke rumah amel, sahabatku. Aku berjalan menuju garasi da mengambil sepeda biruku.
Saat aku sudah berjalan menjauhi rumah, diam-diam, papa, mama, sari, Aziz, bibi, paman, kakek dan nenek masuk ke kekamarku.
Papa dan mama memasukan sebuah pohon cemara plastik yang banyak gantungan kado-kado, dan ucapan “happy birthday.”
Kado-kado dari keluargaku di taruh dibawahnya.
Lalu, keluargaku keluar dari kamarku dan bersembunyi.

Aku pulang beberapa saat. Aku sangat terkejut melihat banyak kado di kamarku.
Hadiah apa, ya?
Aku membuka kado dari mama. ada kartu ucapannya.

Selamat ulang tahun, missy! Selalu jadi anak sholehah, ya? Semoga panjang umur. Missy, ada kabar gembira untukmu, tadi, sebelum membeli kado untukmu, mama ke dokter. Tahu apa yang dikatakan dokter? Mama hamil! Kado dari mama ini dan adikkmu. Semoga kamu senang ya?

Salam sehangat coklat panas,
Mama, resty lhavina. ::: J :::

Setelah membaca kartu ucapan dari mama, aku membuka kadonya. Waw! Ada perlengkapan sekolah super mahal! Ada tas, pensil, penghapus, pengraut, tempat pensil, buku-buku, DLL. Bahkan, ada sepatu juga, lho!
Sekarang, aku membuka kado dari papa. Ada kartu ucapannya juga. Tapi, ini dengan tulisan khas papa yang sangat bagus.

Selamat ulang tahun, missy! Papa tahu, kamu suka tulisan papa, kan? Kado dari papa, pasti kamu suka. Pohon cemara yang ada dikamarmu papa yang beli, lho! Harganya tujuh juta. Mahal,kan? Tapi, demi kamu, papa mau membelinya. Sudah, ya? Papa enggak mau terlalu bicara panjang lebar,

Salam semanis gula,
Papa, Muhammad Anthony. <><><> J <><><>

Aku membuka kado dari papa. Tak sabar. Ya, ampun! Ada bola kristal salju yang sudah lama kuimpikan! Terimakasih, papa!
Aku juga membuka kado dari bibi, paman, kakek dan nenek. Ada yang memberiku buku diary baru, aksesoris, DLL. 
Wow! ini ulang tahun yang paling istimewa dalam hidupku.
                                              

Tidak ada komentar:

Posting Komentar